Diduga Pengaruh Alkohol Plt Kades Onembute Nyaris Pukul Warganya

Ilustrasi saat hendak menolong Plt Kades Onembute. Foto: Ilustrasi

Konawe Selatan, Aspirasinews.id _ Diduga dalam pengaruh minuman alkohol, pelaksana tugas (Plt) kepala Desa Onembute Al Asbar, kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), nyaris memukul warganya saat hendak ditolong,” (06/09/2023)

Kejadian bermula sekitar pukul 22: 00 Wita, Nisran (62) warga Desa onembute mendengar ada suara motor melaju kencang didepan rumahnya, dan tak berlangsung lama terdengar suara laju motor, seperti suara kecelakaan.

Sontak saja Nirsan, yang sedang duduk di teras rumahnya langsung berlari kearah suara Lakalantas tersebut, setibanya dilokasi kejadian, yang ia didapatinya rupanya Plt, Kades Onembute.

Niat baik untuk menolong, justru ia didorong hingga mengalami luka goresan, serta tidak hanya itu, teriakan kata – kata kasar pun ia dapat kan.

Baca Juga:  DPC PJS Kabupaten PALI Resmi Terbentuk, Ini Terobosan yang Akan Dibangun*

“Kenapa senter Senter, saya ini Pemerintah, apakah mau mu om? ” Kata Nirsan sembari menirukan ucapan Al Asbar.

Ia juga mengatakan Kejadian tersebut sempat memicu ketegangan, yang akhirnya cepat dilerai oleh warga setempat.

“Saya ini niat mau menolong, maa mau bagaimanakah nah ini kita dengar ada orang kecelakaan depan rumah,”ungkapnya

Sementara itu awak media Aspiranews.id mencoba mengkonfirmasi Plt. Kades Onembute via seluler, sayangnya tidak kunjung bisa terhubung.

Sementara itu ditempat terpisah, MR (37) anak sulung Nirsan, saat di konfirmasi mengatakan, Al Asbar sudah datang meminta maaf, Meski begitu Ia sangat menyayangkan sikap tidak terpuji dari oknum Pemerintah terhadap warganya terlebih lagi terhadap orang yang lebih tua.

Baca Juga:  Itwasda Polda Sultra Lakukan Audit Kinerja Polres Konsel

“Dia datang minta maaf, katanya dia khilaf, dia bilang yang dia lakukan itu malam dia tidak tau, dia tidak sadari katanya “ujarnya.

Ia juga menambahkan, pemerintah seharusnya memberi contoh yang baik dan mengayomi masyarakat, bukan bertindak yang tidak sepantasnya.

Hal senada diungkapkan salah satu tokoh pemuda setempat Harno, mengatakan sangat menyayangkan peristiwa tersebut, pasalnya tindakan tersebut sudah merujuk pengancaman dengan mengajak berkelahi.

Harno atau yang kerap disapa Nholan itu berharap kejadian serupa tidak terulang lagi dan ada tindakan Pembinaan dari Pemerintah Kecamatan maupun pemkab konsel, agar kedepannya tidak terulang lagi peristiwa yang serupa.

“Saya berharap tidak terulang lagi kejadian seperti ini,”pungkasnya

Baca Juga:  Polres Gresik Door to Door Dengar Keluhan Warga di Desa Suci

Reporter: Ferlin

Pos terkait