PT CAM Diduga Cemari Lingkungan Hingga Racuni Ternak Warga

Suasana Rapat Dengar Pendapat, Oleh Aliansi Forum Sultra dan PT Cipta Agung Manis di DPRD Konsel, Foto: Ferlin

Konawe Selatan, Aspiranews.id _ PT Cipta Agung Manis (CAM) diduga sengaja Cemari Lingkungan Hingga racuni sejumlah hewan ternak masyarakat ngapaaha, kecamatan Tinanggea, kabupaten Konawe Selatan (Konsel),” Selasa (24/10/2023)

Menurut salah seorang Aliansi Forum Sultra, dalam agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP), di Aula Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konsel, mengatakan pihak perusahaan sejak beroperasi 2010 silam telah banyak merugikan masyarakat sekitar.

“Jujur, selama ini banyak masalah yang ditimbulkan pihak perusahaan, contoh kasus baru baru ini banyak sapi milik warga diracuni oleh perusahaan tetapi pihak perusahaan tutup mata dan tidak mengakui,” kata Pepi Supriadi di sela sela RDP di Aula DPRD Konsel

Lebih lanjut, Ketua BPD Lalonggasu itu menambahkan, selain banyaknya hewan ternak yang diracuni oleh perusahaan, aktivitas PT CAM yang bergerak di perkebunan itu, diduga telah banyak mencemari sejumlah kali, hingga terjadi pendangkalan.

Baca Juga:  Peryataan Laode Anas Ombi, 'Taano Karno, SH Figur Muda layak Jadi Bakal Calon Wagub Sultra 2024-2029

“Lagi lagi tadi itu pihak PT CAM tidak mengakui telah melakukan pengrusakan, salah satunya kali Tawaoputu sudah terjadi pendangkalan, dan di Lalonggasu ada yang namanya cekdam dan telah terjadi juga pendangkalan, dan ikan ikan disitu sudah mati semua akibat dari pendangkalan,” ungkapnya

Sementara itu, Humas PT CAM Hamsah, menyangkal tudingan Aliansi Forum Sultra, terkait kematian ternak sapi ia menilai tudingan itu merupakan sikap tendensius dan prematur serta menolak keras atas tuduhan yang tidak berdasar itu.

“Kejadian tersebut tidak benar sebab pihak perusahaan tidak pernah meracun ternak ataupun menyuruh orang untuk meracun ternak, kalaupun itu terjadi, itu merupakan ulah individu bukan inisiatif atau perintah perusahaan,”ujarnya

Hamsah juga menuturkan terkait tudingan pencemaran sungai maupun kali serta persawahan yang dilakukan oleh PT CAM, pihaknya menyebut diwilayah ngapaaha banyak perusahaan yang beraktivitas.

Baca Juga:  Civitas Akademika Unmer Pasuruan Deklarasi Pemilu Bermartabat, Sejuk tanpa Provokasi

“Dalam lahan PT CAM tidak ada sungai, sehingga tidak ada sungai yang terdampak akibat aktivitas PT CAM, sekitar rawa rawa PT CAM tidak ada sawah dan sekitar rawa bukan saja perusahaan PT CAM, ada iffishdeco, Tiran, KIC dan perusahaan lain yang beroperasi,”tuturnya

Sementara itu ditempat terpisah menurut salah seorang karyawan PT CAM yang enggan disebutkan namanya, mengakui dirinya di perintahkan oleh salah seorang pimpinan perusahaan untuk memasang racun di wilayah perkebunan perusahaan.

“Beh bagaimana caranya, saya disuruh pasang racun sama perusahaan, berarti saya ini mau ganti rugi, masa saya mau dijadikan kambing hitam,”ungkapnya di halaman kantor DPRD konsel

Menanggapi hal itu, menurut salah satu anggota komisi II, Sabrillah Taridala mengatakan, melepas ternak masyarakat dengan sengaja tidak dibenarkan oleh Peraturan Daerah (Perda) konsel.

Baca Juga:  Tertangkap Kamera Warganet, Aksi Mulia Polisi di Kota Malang Bantu Perbaiki Sepeda Milik Pelajar Ini Tuai Pujian

“Sebenarnya ada perdananya, tidak boleh ternak hewan peliharaan dilepas,” ungkapnya

Sabrillah, juga menanggapi keluhan Aliansi Forum Sultra terkait dampak lingkungan yang menyebabkan kali kali di sekitar PT CAM mengalami pendangkalan hingga membuat sejumlah petani tidak lagi bisa memanfaatkan lahan pertaniannya.

“Pak aturannya kalau sungai itu jaraknya 100 hingga 200 meter tidak boleh di garap, sementara kalau kali itu, 50 meter tidak boleh di garap, dan tidak mesti kita garap disini disana mungkin tidak berdampak, bisa saja itu berdampak karena hulu kali kali ini saya lihat di peta semua mayoritas dari Lalonggasu,” pungkasnya

Reforter: Ferlin

Pos terkait