Baleho Desakan Kades Lalonona Mundur Bertebaran, Warga Soroti Transparansi Pengelolaan DD

Ketgam: Sejumlah Baleho Desakan Kades Lalonona Kecamatan Amonggedo, Mundur dan tidak percaya terhadap Pemerintah Desa Bertebaran Di Pinggir Jalan, (Foto:Fn)

Konawe, Aspiranews.id _ Sejumlah baliho berisi desakan agar Kepala Desa Lalonona, Wagianto, mundur dari jabatannya tampak bertebaran di sepanjang jalan Desa Lalonona, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe,” senin (16/02/2026)

‎Desakan tersebut disebut telah mencuat sejak 24 September 2025. Sejumlah warga mengaku tidak puas terhadap kinerja kepala desa yang dinilai kurang transparan, khususnya dalam pengelolaan Dana Desa serta penyaluran bantuan kepada masyarakat.

‎Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lalonona, Sartono, menyatakan bahwa selama Wagianto menjabat, baik pada periode pertama maupun periode kedua, pihaknya tidak pernah dilibatkan secara aktif dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa.

‎“Sejak Pak Desa dilantik pada periode pertama hingga sekarang periode kedua, kami dari BPD tidak pernah dilibatkan dalam pengawasan Dana Desa. Ketika masyarakat mempertanyakan penggunaan dana tersebut, kami juga tidak mengetahui secara detail,” jelas Sartono.

Baca Juga:  Polres Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Melalui Penanaman Jagung dan Budidaya Ikan di Lahan 12,2 Hektare

‎Ia menambahkan, puncak kekecewaan warga terjadi setelah penetapan penerima Bantuan UMKM yang dinilai tidak merata.

‎“Sebenarnya banyak keluhan masyarakat terkait kepemimpinan di Desa Lalonona. Namun puncaknya saat penetapan penerima bantuan UMKM. Ada warga yang seharusnya layak menerima, justru tidak mendapatkan bantuan,” bebernya

Ketgam: Baleho Desakan Kades Lalonona Mundur Dari Jabatannya.

‎Sementara itu, salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menilai gaya kepemimpinan kepala desa cenderung otoriter dan kurang membuka ruang dialog dengan masyarakat.

‎“Dia terlalu otoriter, tidak mau mendengarkan masukan dan keluhan kami. Apa yang disepakati dalam Musyawarah Desa (Musdes) jauh berbeda dengan realisasi di lapangan sehingga baleho yang kami pasang di pinggir jalan itu merupakan bentuk kekecewaan kami kepada Pak Desa,” tuturnya

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Sambangi Polsek Baron, Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba dan Tingkatkan Kinerja

‎Warga tersebut juga berharap Bupati Konawe, Yusran Akbar, segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi atas dugaan pelanggaran dalam penggunaan Dana Desa.

‎“Kami berharap Pak Bupati segera menyelesaikan masalah di desa kami. Kami menduga ada pelanggaran dalam penggunaan Dana Desa, sehingga perlu ada tindakan tegas,” pungkasnya

‎Hingga berita ini diterbitkan, tim media Aspiranews.id masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Lalonona, Wagianto, guna memperoleh keterangan dan klarifikasi lebih lanjut.

‎Laporan: Fn

Pos terkait