Hari Kebangkitan Nasional, PNIB Serukan Perlawanan terhadap Intoleransi dan Radikalisme

 

JOMBANG – JATIM, ASPIRANEWS.ID – Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) menegaskan bahwa peringatan Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan bangsa, membumikan nilai-nilai Pancasila, serta menjaga toleransi di tengah berbagai tantangan kebangsaan yang terus berkembang,Rabu (20/05/26).

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho atau Gus Wal, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki modal sosial, budaya, dan sejarah panjang dalam merawat keberagaman. Menurutnya, Indonesia sebagai negara yang berasaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus diteguhkan sebagai pusat kesetaraan dan toleransi dunia, sekaligus menjadi contoh bagi negara lain dalam menjaga harmoni di tengah perbedaan agama, budaya, suku, dan pandangan hidup.
“Indonesia dibangun bukan dengan kebencian, melainkan dengan cinta dan persatuan. Para pendiri bangsa telah meletakkan fondasi kebangsaan melalui Pancasila yang mampu mempersatukan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa ini terletak pada kesetaraan, toleransi, gotong royong, dan persaudaraan,” tegas Gus Wal.

Ia menilai tantangan bangsa saat ini tidak hanya berasal dari persoalan ekonomi dan politik, tetapi juga infiltrasi ideologi transnasional yang dinilai berupaya menggantikan nilai-nilai kebangsaan Indonesia. PNIB, kata dia, menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, anarkisme, terorisme, maupun gerakan yang berpotensi memecah belah persatuan nasional dan mengancam ideologi Pancasila.

Baca Juga:  ‎Lila Siap Tampil Di Jakarta, Bawa Nama Sultra Di Grand Model Indonesia 2026

Menurut Gus Wal, penyebaran paham intoleran kini banyak memanfaatkan ruang digital, media sosial, hingga aktivitas sosial-keagamaan untuk mempengaruhi generasi muda. Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan literasi kebangsaan serta pendidikan ideologi Pancasila sejak dini agar masyarakat tidak mudah terpapar propaganda yang bertentangan dengan nilai luhur bangsa.

PNIB juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, pemuda, mahasiswa, aparat keamanan, dan pemerintah untuk memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan nasional. Gus Wal menegaskan, semangat Hari Kebangkitan Nasional harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga Indonesia tetap damai, berdaulat, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
PNIB berkomitmen menjaga nilai nasionalisme, kebangsaan, kesetaraan, toleransi, dan persatuan demi Indonesia yang aman, damai, bermartabat, serta bebas dari korupsi, narkoba, intoleransi, radikalisme, anarkisme, dan terorisme,” pungkas Gus Wal.
(SWR)

Pos terkait