Didesak Warga, Akses ke Makam Raja Silondae II dan Kebun Warga Kembali Dibuka

Caption : Situasi akses Jalan yang sempat di tutup kini sudah bisa di lalui warga masyarakat, Kamis(30/07/26).

 

KONAWE SELATAN , ASPIRANEWS.ID – Akses jalan menuju kawasan perkebunan warga dan Makam Raja Silondae II di Desa Lalobao, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan, yang sebelumnya sempat terputus, akhirnya kembali dapat dilalui setelah mendapat desakan dari masyarakat Desa Lalobao dan Desa Punggapu.

Menurut keterangan warga, akses tersebut sempat ditutup beberapa hari lalu dengan cara menggali badan jalan hingga membentuk lubang sekitar dua meter dengan lebar sekitar dua meter. Jalan itu merupakan jalur utama yang selama ini digunakan masyarakat untuk menuju kebun di kawasan eks PTPN sekaligus sebagai akses menuju Makam Raja Silondae II.

Baca Juga:  Antisipasi Libur Sekolah Polres Nganjuk Gelar Ram Check Secara Acak Bagi Armada Bus

Penutupan akses tersebut memicu keberatan dari masyarakat karena dinilai menghambat aktivitas berkebun serta akses menuju situs makam yang memiliki nilai sejarah bagi warga setempat. Setelah dilakukan penyampaian aspirasi, akses jalan tersebut akhirnya kembali dibuka sehingga masyarakat dapat melintas seperti biasa.

Tokoh masyarakat Desa Lalobao, Eriawan Mangidi, mengaku menyayangkan tindakan yang diduga dilakukan oleh PT CAM. Ia menilai kebijakan tersebut telah merugikan masyarakat yang menggantungkan aktivitas sehari-hari melalui akses jalan tersebut,bebernya.

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kabupaten Konawe Selatan ‘Drs. Sawal Silondae’, juga menyampaikan keprihatinannya setelah menerima laporan dari tokoh masyarakat. Ia berharap perusahaan dapat lebih mengedepankan komunikasi dengan masyarakat serta memperhatikan kepentingan warga lokal, termasuk dalam persoalan akses jalan dan kesempatan kerja bagi tenaga kerja setempat,tuturnya.

Baca Juga:  Cooling System Untuk Kamtibmas Polres Situbondo Berbagi Sembako di Jumat Berkah

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak PT CAM terkait alasan penutupan akses jalan tersebut maupun tanggapan atas keluhan masyarakat. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak perusahaan guna memenuhi prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.(Tim)

Pos terkait