‎Dalil LPJ dan Setoran ke Pimpinan Lebih dari 4 Tahun, Kades Andoluto Diduga Potong Honor Aparat Desa

Ketgam: Ilustrasi IA

Konawe, Aspiranews.id _ Kepala Desa (Kades) Andoluto, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, diduga melakukan pemotongan honor Aparat Desa, dengan alasan pembuatan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) serta setoran ke pimpinan,” Rabu (15/9/2026)

‎Menurut pengakuan aparat Desa Andoluto yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dugaan pemotongan honor yang dilakukan kades Andoluto sejak tahun 2021-2025 dengan alasan pembuatan Lpj.

‎”Itu pak pemotongan honor Aparat sejak tahun 2021-2025 dengan alasan pembuatan Lpj,” katanya

‎Selain itu pihaknya mengatakan pemotongan honor Aparat telah di adukan di pihak, inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Konawe.

‎”Kami sudah adukan ke inspektorat dan disepakati bersama saat itu pak kades akan menganti Rp 49.500.000 untuk 8 orang, saat ini yang dikembalikan baru 4 orang sisanya 4 orang nanti setelah pencairan, anehnya ini sudah selesai pencairan tapi kami belum di bayarkan,”keluhnya

Baca Juga:  Nike Candu,Suara Emas dari Indramayu yang Siap Menggema di Jepang

‎Sementara itu Wakil Ketua Badan Permusayawaratan Desa (BPD) Andoluto, Jusrin, mengatakan pemotongan honor Aparat di desanya benar adanya, selain aparat Desa honor BPD pun ikut di potong oleh kadesnya.

‎”Benar pak ada pemotongan honor Aparat, termaksud kami juga BPD di potong,”jelasnya

‎Menurut pengakuan Jusrin, aksi pemotongan dilakukan untuk memberikan setoran rutin ke Camat Latoma dan pihak DPMD hingga Dinas Keuangan dan Aset Darah untuk memuluskan pengurusan pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD)

‎”Kami pertanyakan ke Bendahara Desa, tujuan pemotongan honor kami, katanya untuk pembuatan proposal, LPJ, setoran ke Camat, setoran ke DPMD, dan Dinas Keuangan,” ujar Justan sambil menirukan ucapan Bendahara Desa

Baca Juga:  Curanmor Prambon Terungkap, Kapolres Nganjuk Pastikan Pelaku dan Penadah Diamankan
Ketgam: Catatan Pengeluaran Bendahara Desa Andoluto, Kecamatan Latoma, (Foto:Isw)

‎Jusrin menuturkan, usai penjelasan bendahara desanya, dirinya pun mengkonfirmasi ke Camat Latoma terkait persoalan setoran rutin.

‎”Setelah bendahara bilang ada setoran rutin  ke pak camat Rp 1.000.000  saya konfirmasi langsung kata pak camat itu tidak benar,”ujarnya

‎lanjut, Jusrin berharap kepala desanya berhenti melibatkan orang-orang yang tidak memiliki sangkut paut atas tindakan sewenang-wenangnya

‎”Kami berharap pak Desa berhenti melibatkan orang-orang yang tidak memiliki sangkut pautnya dengan tindakannya, olehnya itu kami juga meminta pak desa segera menyelesaikan apa yang menjadi kesepakatan bersama, jangan di tunda-tunda karena ketika pak desa tidak merealisasikan sisanya kami akan menyatakan sikap untuk di usut tuntas ke APH,”pungkasnya

Baca Juga:  Wujudkan Pemilu Damai Kapolda Jatim Kunjungi Kantor DPRD Jawa Timur

‎Sementara itu, Tim Aspiranews.id masih berupaya mengonfirmasi Kepala Desa Andoluto. Redaksi Aspiranews.id terbuka untuk hak jawab maupun hak koreksi dari pihak-pihak terkait.

‎Laporan: Fn

Pos terkait