Caption : Aliansi Pemuda Demokrasi saat melakukan pelaporan terkait dugaan aktivitas penyaluran solar bersubsidi di SPBU Ulukalo
KOLAKA (SULTRA) , ASPIRANEWS.ID – 21 September 2026, Aliansi Pemuda Demokrasi mengungkap sejumlah temuan dalam investigasi yang dilakukan pada 15, 16, dan 17 September 2026 terkait dugaan penyaluran solar bersubsidi di SPBU Ulukalo, Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka. Temuan tersebut selanjutnya didorong untuk mendapat pemeriksaan dari aparat penegak hukum dan instansi terkait.
Dalam investigasi tersebut, sejumlah penampung BBM di wilayah Kecamatan Wolo disebut mengakui bahwa pasokan BBM yang mereka edarkan berasal dari SPBU Ulukalo.
Tim investigasi juga mengaku menemukan sejumlah tandon penampungan dan puluhan jerigen di bagian belakang area SPBU yang diduga berkaitan dengan aktivitas penampungan dan penyaluran BBM.Aliansi Pemuda Demokrasi juga menyebut nama Sofyan selaku pemilik SPBU dan meminta aparat memeriksa keterlibatannya maupun pihak-pihak lain yang diduga terkait.
Desakan pemeriksaan tersebut sebelumnya telah disampaikan melalui aksi unjuk rasa di depan Polres Kolaka pada 25 Mei 2026. Dalam aksi tersebut, Aliansi Pemuda Demokrasi juga mengaku telah menyampaikan laporan terkait dugaan aktivitas penyaluran solar bersubsidi di SPBU Ulukalo. Hingga rilis ini diterbitkan, Aliansi menyatakan belum memperoleh penjelasan mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut dari Polres Kolaka.
Atas kondisi tersebut, Aliansi Pemuda Demokrasi berencana menyampaikan aspirasi dan laporan ke Polda Sulawesi Tenggara pada Kamis, 24 September 2026, pukul 10.00 WITA. Massa dijadwalkan berkumpul di depan Polda Sultra, Jalan H.E.A. Mokodompit, Kendari, dengan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta dugaan penyelewengan solar subsidi di SPBU Ulukalo diusut serta meminta Sofyan dan pihak-pihak yang diduga terkait diperiksa sesuai ketentuan hukum.
Selain itu, Aliansi meminta adanya pemeriksaan internal terhadap jajaran yang menangani laporan sebelumnya apabila ditemukan dugaan kelalaian dalam proses penanganannya, serta meminta hasil pemeriksaan disampaikan secara transparan kepada masyarakat. Mereka juga meminta tindakan sesuai aturan apabila dalam pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran oleh personel.(Tim)






