Konawe Selatan, Aspiranews.id _ Polemik yang menyeret Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe Selatan, (Konsel) Ichsan Porosi, terus menuai respons negatif dari berbagai pihak, kali ini, Ketua Karang Taruna Konsel, Samsuddin, mendesak Bupati Konsel, Irham Kalenggo, untuk segera menonaktifkan Ichsan dari jabatannya hingga persoalan pribadinya selesai,”selasa (4/08/2026)
Menurut Samsuddin, langkah penonaktifan tersebut diperlukan untuk menjaga marwah pemerintah daerah sekaligus memastikan roda birokrasi tetap berjalan tanpa terganggu oleh polemik yang berkembang.
”Sebagai Sekda, beliau adalah pembina dan teladan bagi seluruh ASN. Ketika persoalan pribadi telah menjadi konsumsi publik dan memasuki proses hukum, pemerintah daerah perlu mengambil langkah yang mencerminkan komitmen terhadap etika pemerintahan,” ujarnya
Mantan Ketua LBH Hami Konsel itu menjelaskan persoalan yang dihadapi Ichsan memang bersifat pribadi, Namun, karena yang bersangkutan merupakan pejabat tertinggi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, dampaknya tidak lagi hanya menyangkut ranah personal.
Lebih lanjut Karang Taruna itu menilai, membiarkan Ichsan tetap menjalankan tugas tanpa kebijakan yang jelas berpotensi memengaruhi efektivitas pelayanan publik. Selain itu, kondisi tersebut dikhawatirkan memunculkan persepsi bahwa pelanggaran terhadap norma dan etika aparatur tidak mendapatkan respons yang memadai dari pemerintah daerah.
”Pemerintah daerah semestinya menunjukkan ketegasan terhadap setiap ASN yang diduga melanggar norma maupun aturan yang berlaku, jangan sampai tindakan baru dilakukan setelah muncul desakan luas dari masyarakat,” katanya.
Karang Taruna menegaskan, desakan penonaktifan tersebut bukan dimaksudkan sebagai bentuk penghukuman terhadap Ichsan Porosi, langkah itu dinilai sebagai kebijakan administratif yang bertujuan menjaga integritas institusi pemerintahan hingga seluruh proses hukum maupun penyelesaian persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Sebelumnya, polemik yang melibatkan Sekda Konawe Selatan telah terjadi yang ke dua kalinya dan kini semakin menjadi sorotan publik setelah ramai diberitakan sejumlah media dan memicu beragam tanggapan di tengah masyarakat Sulawesi Tenggara, hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari Irham Kalenggo, terkait desakan tersebut maupun status jabatan Ichsan Porosi.
Laporan: Fn





